Uncategorized

Ternyata Bukan Sekali Ini Saja Ka’bah Ditutup, Sepanjang Sejarah Ka’bah Pernah 40 Kali Ditutup

Umroh Ditutup, Virus Corona  (Covid 19), virus dengan gejala umum gangguan pernapasan, batuk kering, dan demam ini membuat kepanikan di seluruh dunia, hampir seluruh dunia terdampak penyakit ini, termasuk Arab Saudi yang mendadak memberitahukan kepada dunia bahwa  ziarah dan umroh ditutup.

Kerajaan Arab Saudi melakukan penanggulanan virus corona dengan melakukan penutupan jalur keluar masuk perbatasan negaranya. Arab Saudi sebagai negara dengan kunjungan turis ziarah dan umroh ditutup  per februari 2020, di tutupnya sementara Arab Saudi sampai waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga : Masjid Nabawi dan Ka’bah Ditutup Sementara Waktu

Bagian dalam lingkaran ka’bah / tempat jamaah umroh ditutup total sementara waktu, untuk alasan strelisasi dan penanggulangan penyebaran virus corona.

Perlu diketahui, sebenarnya bukan pertama kalinya ka’bah, ibadah umroh dan haji ditutup dengan alasan wabah penyakit, kurang lebih 40 kali ka’bah ditutup dan ibadah haji dihentikan, mari kita simak pembahasannya berikut ini,

  • Qaramithah mencuri Hajar Aswad

Pimpinan Qaramithah (Salah satu sekte Syi’ah isma’iliyah) datang bersama pengikutnya datang pada musim haji untuk membunuh jamaah haji, dan mencuri bongkahan batu hajar aswad, batu mulia ini dikembalikan setelah 22 tahun disimpan di daerah Hajr.

  • Perselisihan Bani Abad dan Bani Abid tahun 983

Akibat perselisihan ini penduduk Irak dilarang berhaji selama 8 tahun.

  • Tahun 1257 Bani Hijaz Dilarang Berhaji

Pada tahun ini tak ada satupun orang berasal dari Bani Hijaz yang melakukan ibadah haji karena larangan ini.

  • Ibadah Haji Dihentikan Tahun 1814 Karena Wabah Tha’un

Pada masa ini ibadah haji ditutup akibat terjadi wabah penyakit tha’un, penyakit ini sejenis dengan penyakit kusta dan lepra. Penyakit ini menyerang manusia dan juga hewan ternak, sebanyak 8000 orang meniggal akaibat penyakit ini di Hijaz.

  • Tahun 1837 Wabah Hindi Buat Ibadah Haji Ditutup

Wabah penyakit hindi disinyalir berasal dari India yang membuat 75% jamaah haji meninggal dunia dan ibadah haji serta ka’bah kemudia ditutup.

  • Wabah Epidemi Tahun 1837

Akibat wabah ini ibadah haji & umroh ditutup.

  • Kolera Mewabah Tahun 1846

Pada tahun ini muncul wabah baru bernama wabah kolera. Penyebaran wabah kolera ini begitu cepat. Wabah kolera berimbas pada jemaah haji sehingga ibadah haji diberhentikan dan ditutup. Wabah kolera ini berulang terjadi lagi di tahun 1850, 1865, 1883 hingga 1892.

  • Tahun 1858 Wabah Epidemi Kembali Mewabah

Akibat wabah ini Bani Hijaz mengungsi ke Mesir dan membangun tempat karantina kesehatan.

  • Wabah Kolera Kembali Tahun 1892

Akibat wabah kolera ini membuat banyak jamaah yang meninggal di kawasan Arafah sampai Mina.

  • Tahun 1895 (Wabah Typus Epidemi)

Berikutnya, muncul wabah typus epidemi yang menyerang demam hingga disentri. Disinyalir wabah ini datang berasal dari Madinah. Akibatnya Umroh dan Haji Ditutup.

  • Tahun 1964 (Epidemi)

Ini merupakan epidemic yang cukup parah ini membuat Mesir mengirimkan bantuan dokter dan membuat area karantina kesehatan, hampir 1000 orang meninggal perharinya akibat wabah ini. Sekitar 10.000 jamaah terinfeksi meningitis pada tahun tersebut.

  • Virus Corona (Covid 19) Tahun 2020

Virus yang berasa dari Wuhan China ini menyebar begitu cepat di berbagai belahan dunia. Arab Saudi melakukan tindakan mendadak dengan menutup negarnya bagi para turis peziarah dan jamaah umroh. ibadah umroh ditutup dengan alasan kesehatan.

Mari sama-sama kita doakan agar wabah penyakit Corona (Covid 19) segera usai, dan aktifitas ibadah umroh, ziarah dan nanti haji dapat terlaksana dengan baik kembali.