Studi Mesir

Kemenag Tunda Seleksi Camaba Timur Tengah Tahun 2020 Karena Corona, Hingga Kondisi Kembali Kondusif

Senin (15/6), Kementrian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam secara resmi mengeluarkan surat edaran penundaan pelaksaan seleksi camaba Timur Tengah tahun 2020.

Seleksi yang dinantikan oleh banyak siswa / santri yang ingin melanjutkan studinya, kuliah memperdalam ilmu agama Islam di Timur Tengah, termasuk Universitas Al-Azhar Mesir ini, terpaksa ditunda dengan alasan masih merebaknya pandemi Covid 19, dan akan kembali di buka ketika kondisi kembali kondusif.

Baca Juga:

Berikut isi dari surat edaran tersebut:

Assalamu’alaikum wr. Wb,
Dengan adanya pandemi covid 19 dan himbauan pemerintah untuk menunda kegiatan yang bersifat pertemuan dan pengumpulan massa dan berdasarkan hasil FGD antara Kemenag, Kemenlu dan OIAA, maka dengan ini Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendidikan Islam meyampaikan hal-hal sebaga berikut:
  1. Sampai saat ini belum terdapat kepastian kapan persoalan wabah pandemik COVID-19 akan berakhir, baik di Indonesia maupun di dunia, termasuk di wilayah Timur Tengah sebagai destinasi CAMABA Indonesia
  2. Semua Pihak setuju bahwa pelaksanaan Seleksi CAMABA Indonesia ke Timur Tengah harus sesuai Prosedur dan memenuhi standar kualitas yang diharapkan serta memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah berlaku selama ini, yaitu penyelenggaraan seleksi dilaksanakan secara Online (CBT) dan Offline (Tahfidz dan Wawancara)
  3. Sesuai dengan pemahaman terhadap konteks yang dihadapi terkait Pandemi COVID-19 saat ini dan kesepakatan bersama antara Kemenag, Kemenlu dan OIAA, maka Pembukaan pendaftaran Tes Seleksi CAMABA Indonesia ke Timur Tengah pada tahun 2020 ini ditunda hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan, dan akan dipertimbangkan kemudian jka situasi dan status pandemi COVID-19 di Indonesia dan kawasan Timur Tengah dinyatakan secara resmi telah dapat dikendalikan dan kondusif bagi penyelenggaraan tes dan keberangkatan CAMABA
  4. Demikian pemberitahuan ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

 

 

Sebelumnya, pada rabu, 22 februari 2020 lalu, Kemenag RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Pusat Bahasa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Organisasi International Alumni Al-Azhar (OIAA) mengadaan Rapat Koordinasi Seleksi Calon Mahasiswa S1 Timur Tengah tahun 2020.

Dari hasil rapat, direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim memastikan bahwa akan kembali membuka seleksi mahasiwa ke Universitas Al-Azhar Mesir, Maroko dan Sudan melalui jalur beasiswa dan non beasiswa yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan april.

Baca Juga:

Semoga kondisi kembali membaik, sehingga para siswa/ santri yang punya niat kuat untuk kuliah, memperdalam ilmu agama, khususnya di Universitas di Timur Tengah dapat terwujud. Amiin

 

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *