Mengenal Thawaf Qudum: Satu Ibadah dengan Lima Nama dan Maknanya

Sobat Rehlata yang dimuliakan oleh Allah SWT. Ketika melaksanakan ibadah haji atau umrah, kita tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah Thawaf Qudum, yaitu tawaf yang dilakukan sebagai bentuk penyambutan saat pertama kali tiba di Kota Makkah.

Namun, tahukah Anda bahwa Thawaf Qudum ternyata memiliki banyak nama lain? Selain disebut sebagai Thawaf Qadim, ibadah ini juga dikenal dengan nama Thawaf Wurud, Thawaf Warid, dan Thawaf Tahiyyah.

Mengapa satu ibadah ini memiliki begitu banyak nama, dan apa makna di balik penamaan tersebut? Mari kita bahas satu per satu secara lebih mendalam dari sudut pandang bahasa (linguistik Arab) dan esensinya.

1. Thawaf Qudum dan Thawaf Wurud

Secara tata bahasa Arab, kata Qudum dan Wurud sama-sama berbentuk masdar (kata benda yang berasal dari kata kerja) yang memiliki arti kedatangan atau kehadiran.

  • Mengapa disebut demikian? Penamaan ini merujuk pada aktivitas atau tujuan dari tawaf itu sendiri. Ibadah ini dilaksanakan untuk menandai dan menunjukkan kedatangan seorang hamba ke tempat tujuan yang paling mulia, yaitu Ka’bah di Baitullah.
2. Thawaf Qadim dan Thawaf Warid

Berbeda dengan poin pertama, kata Qadim dan Warid merupakan isim fa’il (kata yang menunjukkan pelaku atau subjek yang melakukan pekerjaan). Dalam konteks ini, artinya adalah orang yang datang atau orang yang baru tiba.

  • Mengapa disebut demikian? Jika Qudum dan Wurud melihat dari sisi “peristiwa kedatangannya”, maka Qadim dan Warid melihat dari sisi “siapa yang melakukannya”. Disebut Thawaf Warid atau Qadim karena tawaf ini secara khusus dilaksanakan oleh para jemaah (sang pendatang) yang benar-benar telah menapakkan kakinya di Kota Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji.
3. Thawaf Tahiyyah

Nama terakhir yang tidak kalah masyhur adalah Thawaf Tahiyyah. Kata Tahiyyah memiliki arti penghormatan atau salam istirahat.

  • Mengapa disebut demikian? Jika masuk ke dalam masjid kita disunnahkan melaksanakan shalat Tahiyyatul Masjid sebagai bentuk penghormatan, maka bagi siapa saja yang baru masuk ke Masjidil Haram, bentuk “salam penghormatan” utamanya adalah dengan langsung melakukan tawaf mengelilingi Ka’bah. Oleh karena itu, tawaf ini disebut sebagai bentuk penghormatan langsung kepada Baitullah.

Kesimpulan Meskipun memiliki lima nama yang berbeda—Qudum, Qadim, Wurud, Warid, dan Tahiyyah—kelimanya merujuk pada satu ibadah yang sama. Perbedaan nama ini justru memperkaya pemahaman kita bahwa ibadah ini bukan sekadar ritual berputar, melainkan sebuah ekspresi kesyukuran seorang hamba yang “baru tiba” (warid) untuk merayakan “kedatangannya” (wurud) sekaligus memberikan “penghormatan tertinggi” (tahiyyah) kepada rumah Allah.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan keislaman kita semua, khususnya bagi Sobat Rehlata yang sedang mempersiapkan diri menuju tanah suci. Sumber.

Baca Juga : Kunjungi daftar paket kami, Rincian Harga Paket Umroh Plus Mesir 2026 Terbaru

Pilihan Paket Umroh , Paket Umroh Plus Mesir Umroh Harmoni Reguler 2026 , Paket Umroh Bahagia Plus Mesir Rincian Harga All-In Rp 35 JutaanPaket Umroh RegulerDaftar Paket Umroh Rehlata Tour 2026, Peluang Emas Studi di Timur Tengah: Pendaftaran Kuliah S1 di Yordania Tahun Akademik 2026 Resmi Dibuka