Perkuat Program Wisata Halal dan Umrah Plus Uzbekistan, Rehlata Tour Ditunjuk Sebagai Mitra Resmi Dalam Forum Kerja Sama Uzbekistan-Indonesia

JAKARTA, 7 April 2026 – Hubungan emosional dan spiritual antara Indonesia dan Uzbekistan kembali memasuki babak baru yang bersejarah. Dalam ajang “Uzbekistan – Indonesia Cooperation Forum: Presentation of Samarkand Province” yang berlangsung di Jakarta hari ini, pimpinan Rehlata Tour, Itho Athoillah dan Rubie Hazinoto, hadir sebagai saksi sekaligus mitra strategis dalam mempererat tali persaudaraan kedua bangsa.

Forum ini tidak sekadar membahas kerja sama pariwisata, namun juga merayakan kembalinya akses penuh umat Islam Indonesia ke salah satu situs paling sakral di dunia Islam: Makam Imam Bukhari.

Representasi Istimewa: Pesan dari Imam Bukhari Center

Salah satu momen paling berkesan dalam forum ini adalah penyampaian sambutan dari Direktur Imam Bukhari International Scientific Research Center, Mr. Shovosil Ziyodov, yang diwakili oleh Ibu Rofi Eka Shanty. Sebagai satu-satunya staf asal Indonesia di pusat riset internasional tersebut, kehadiran Ibu Rofi menjadi simbol nyata betapa kuatnya kedekatan budaya dan intelektual antara Indonesia dan Samarkand.

Pesan yang disampaikan menegaskan komitmen Uzbekistan untuk menyambut jamaah Indonesia dengan fasilitas terbaik, mengingat Indonesia selalu menempati posisi spesial di hati masyarakat Uzbekistan.

Menghidupkan Kembali Warisan Bung Karno

Dalam forum ini, diingatkan kembali peran besar Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, yang menjadi tokoh kunci di balik “penemuan” kembali makam Imam Bukhari. Sejarah mencatat bahwa saat kunjungan ke Uni Soviet tahun 1956, Bung Karno mengajukan syarat mutlak untuk menziarahi makam sang perawi hadis besar tersebut. Atas permintaan beliau pula, pemerintah setempat melakukan pemugaran besar-besaran hingga makam tersebut terjaga hingga hari ini.

Kini, warisan diplomasi Bung Karno tersebut dilanjutkan dengan selesainya rekonstruksi menyeluruh di kawasan kompleks Imam Bukhari yang telah dibuka kembali sejak 19 Maret 2026. Kompleks ini kini tampil lebih megah, modern, namun tetap menjaga kesakralan nilai sejarahnya.

Hubungan Multisektoral: Spiritual hingga Diplomasi

Gubernur Samarkand, Mr. Adiz Muzafarovich Boboev, menekankan bahwa Indonesia dan Uzbekistan memiliki banyak kesamaan fondasi agama, budaya, dan nilai-nilai luhur. Penguatan hubungan ini mencakup berbagai sektor:

Diplomasi Spiritual: Menjadikan Samarkand sebagai destinasi ziarah utama bagi warga Indonesia.

Infrastruktur & Bisnis: Kerja sama dalam pengelolaan hotel dan pembukaan penerbangan langsung untuk mempermudah akses bagi peziarah dan pebisnis.

Pengembangan Wisata Halal: Samarkand berkomitmen mengadopsi kesuksesan Indonesia dalam mengelola ekosistem wisata halal yang ramah bagi wisatawan Muslim.

Kesiapan Rehlata Tour Melayani Jamaah

Sebagai salah satu travel resmi yang terpilih menjadi mitra resmi program Ziarah dan Umrah Plus Uzbekistan, Rehlata Tour berkomitmen penuh untuk memfasilitasi kerinduan umat Islam Indonesia akan jejak sejarah Islam di Samarkand.

Itho Athoillah menyampaikan kesiapannya setelah sebelumnya sukses membawa rombongan delegasi rektor ke Uzbekistan pada awal tahun 2026.

“Alhamdulillah, kami telah menyaksikan sendiri betapa indahnya kawasan Imam Bukhari setelah renovasi. Dengan kedekatan sejarah yang dimulai oleh Bung Karno, kami di Rehlata Tour merasa terpanggil untuk menyukseskan program ziarah dan umrah plus Uzbekistan, serta memastikan peziarah asal Indonesia mendapatkan pengalaman spiritual terbaik dan terdalam di Samarkand,” ujar beliau.

Diharapkan dengan wajah baru kompleks Imam Bukhari dan kemudahan akses yang terus ditingkatkan, gelombang peziarah dari Indonesia akan semakin meningkat, memperkokoh jembatan persahabatan Indonesia-Uzbekistan yang telah terbangun puluhan tahun lamanya.

Baca Juga : Kunjungi daftar paket kami

Paket Umroh 2026 , Paket Umroh Plus Mesir Umroh Harmoni Reguler 2026 , Paket Umroh Bahagia Plus Mesir Rincian Harga All-In Rp 35 JutaanPaket Umroh Reguler