Wajib Tahu! 4 Aturan Baru Jemaah Umroh Pasca-Haji Terkait Sistem dan Aplikasi NUSUK

Bagi Anda yang berencana menunaikan ibadah umrah dalam waktu dekat, ada informasi penting yang tidak boleh lewat dari perhatian. Pemerintah Arab Saudi kembali memperketat sekaligus memperbarui regulasi bagi para jemaah pasca-musim haji.

Tujuannya tentu baik, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan beribadah di Tanah Suci. Namun, aturan baru ini cukup ketat karena kini semuanya serba terintegrasi dengan sistem digital bernama NUSUK.

Agar perjalanan ibadah Anda berjalan lancar tanpa kendala administratif, mari simak empat poin perubahan penting berikut ini:

1. Hotel Tempat Menginap Harus Terverifikasi di Sistem NUSUK

Urusan akomodasi kini tidak bisa lagi dipilih sembarangan atau asal murah. Pemerintah Arab Saudi sedang gencar memperketat pengawasan hotel bagi para jemaah.

Sekarang, hotel yang tidak terdaftar resmi di dalam sistem NUSUK sama sekali tidak diizinkan untuk menampung jemaah umrah. Jadi, sebelum memilih paket umrah, pastikan pihak travel Anda menggunakan akomodasi yang sudah terverifikasi. Jika Anda berangkat bersama Rehlata Tour, seluruh akomodasi dan hotel sudah dipastikan 100% aman dan lolos regulasi terbaru ini.

2. Pengajuan Izin (Tasreh) Raudhah Kini Wajib Mandiri

Kerinduan berziarah ke Raudhah di Masjid Nabawi kini harus ditempuh dengan prosedur yang sedikit berbeda.

Jika dulu pihak travel bisa mengurus izin masuk secara kolektif atau rombongan besar, sekarang sistem tersebut sudah tidak berlaku lagi. Antrean masuk Raudhah kini wajib diajukan secara mandiri oleh masing-masing jemaah melalui aplikasi NUSUK di HP sendiri.

Bagi jemaah lansia atau yang kurang familier dengan aplikasi, tidak perlu khawatir. Muthawwif dan tim lapangan dari Rehlata Tour akan tetap mendampingi serta memandu proses registrasi ini satu per satu sampai izin Anda berhasil keluar.

3. Aplikasi NUSUK Wajib Terinstal Sebelum Naik Pesawat

Mengingat hampir semua akses ibadah di Tanah Suci sudah bermigrasi ke ranah digital, smartphone kini menjadi modal yang tidak kalah penting dari paspor.

Setiap jemaah kini diwajibkan sudah menginstal aplikasi NUSUK di handphone masing-masing sebelum hari keberangkatan. Aplikasi ini menjadi kunci utama untuk mengajukan izin (permit) umrah, masuk Raudhah, hingga mengelola data perjalanan. Tips penting: pastikan memori HP Anda cukup dan nomor telepon yang digunakan dalam kondisi aktif.

4. Wajib Mengantongi Fisik Kartu NUSUK ke Mana Pun Pergi

Aturan yang sebelumnya sukses diterapkan pada musim haji, kini juga diberlakukan untuk jemaah umrah. Setiap jemaah akan dibekali kartu identitas fisik khusus bernama NUSUK Card.

Kartu fisik ini wajib dibawa ke mana pun Anda melangkah, baik saat berada di area hotel maupun saat hendak beribadah ke masjid. Kartu ini menjadi tanda pengenal resmi yang diakui oleh otoritas Arab Saudi untuk menyaring jemaah yang masuk secara legal.

Perubahan regulasi dari Pemerintah Arab Saudi ini sebenarnya bukan untuk mempersulit, melainkan untuk memastikan semua jemaah bisa beribadah dengan lebih tertib dan khusyuk. Kunci agar tidak bingung adalah dengan memilih mitra perjalanan yang sigap dan paham regulasi.

Rehlata Tour siap mengurus seluruh kesiapan teknis Anda sejak dari tanah air, mendampingi penuh selama di Tanah Suci, hingga kembali pulang ke rumah dengan selamat.

Hubungi Kontak Resmi Sekarang!

Waktu terus berjalan, segera amankan kursi Anda dan keluarga melalui kontak resmi berikut: 0856 1122 777

Baca Juga : Kunjungi daftar paket kami, Rincian Harga Paket Umroh Plus Mesir 2026 Terbaru

Pilihan Paket Umroh , Paket Umroh Plus Mesir Umroh Harmoni Reguler 2026 , Paket Umroh Bahagia Plus Mesir Rincian Harga All-In Rp 35 JutaanPaket Umroh RegulerDaftar Paket Umroh Rehlata Tour 2026, Peluang Emas Studi di Timur Tengah: Pendaftaran Kuliah S1 di Yordania Tahun Akademik 2026 Resmi Dibuka