Berita, Tour, virus corona

Wajib diketahui, ini yang akan dilakukan pemerintah bagi WNI di luar negeri yang akan kembali Ke Indonesia

Rehlata.co.id – Semakin meningkatnya jumlah penderita virus corona covid-19 di Indonesia, membuat pemerintah semakin meningkatkan kewaspadaan dan berusaha keras untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini.

Sebagaimana dilangsir dari laman worldometers.info pada kamis (2/4/2020) jumlah total kasus corona di Indonesia, kini sudah mencapai 1.677 kasus, dan dengan angka kematian 157 orang.

Salah satu upaya yang diterapkan pemerintah, selain melarang sementara warga negara asing (WNA) dari seluruh negara untuk memasuki wilayah Negara Republik Indonesia, adalah menyiapkan penyambutan eksodus atau perantau warga negara Indonesa (WNI) dari luar negeri.

Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas yang digelar melalui video conference dari Istana Bogor pada selasa (31/3) menyampaikan bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di luar negeri diperbolehkan untuk pulang ke Tanah Air. Namun, mau tidak mau mereka harus dikategorikan ke dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Jika tidak ada gejala, bisa dipulangkan ke daerah masing-masing tapi statusnya adalah ODP,” Terangnya

Mereka yang pulang ke Indonesia dari luar negeri, diwajibkan menjalani protokol kesehatan. Sesampai di bandara, mereka diperiksa tim dari kantor kesehatan pelabuhan. Bila dinyatakan sehat, mereka tetap wajib menjalani isolasi mandiri di tempat tinggalnya selama 14 hari. Namun bila dinyatakan terdeteksi gejala Covid-19, mereka akan dikarantina di fasilitas pemerintah.

“Yang memiliki gejala, akan diisolasi di Rumah Sakit yang disiapkan di Pulau Galang,” kata presiden Jokowi.

Kebijakan ini diambil sebagai antisipasi, mengingat ada kemungkinan WNI di luar negeri akan pulang ke Tanah Air dalam jumlah yang besar, utamanya dalam menyambut bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Sebagaimana diketahui, selain menyiapkan wisma altlet, pemerintah juga membangun rumah sakit darurat yang dipersiapkan khusus untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau.

“Kita harapkan ini tidak dipakai, tapi kita siapkan sejak awal,” kata Jokowi usai melakukan peninjauan rumah sakit itu, Rabu (1/4/2020). []

Rehlata
[Disarikan dari berbagai sumber]

 

Baca Juga: 

– Pemerintah larang WNA dari seluruh negara masuk ke Indonesia, Kecuali..

– Grand Syaikh Al-Azhar Sampaikan Pesan Cinta Kepada Dunia Terkait Virus Corona

– Kondisi Terkini Kota Makkah Pasca Penutupan Layanan Ibadah Umroh

– Kondisi Mahasiswa Indonesia di Mesir Ditengah Wabah Virus Corona

 

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *